MODUS KKN DD, Pengukuhan PK-PPDI Kecamatan Rantau Bayur Periode 2021-2026

TRIBUNUSBANYUASIN.COM | BANYUASIN – Diketahui dana yang belum dapat dicairkan di setiap desanya dari 288 desanya rata-rata Rp.25.000.000,00 X 288 Desa : Rp 7,1 M (Potensi KKN DPMD Kab Banyuasin) " Media; tapi kan ini masuk silpa. Kepala Desa: Tapi ini anggaran 2020 yang Kepala Desa semuanya sudah terutang termasuk OP BPD Ya kalau mau menyelesaikan APBDes bulan 5 baru di bayar. Kasar nya uang ini dipakai alias defisit.


Sehubungan dengan telah dikeluarkannya rekom ADD ops 60% alangka baiknya ops tersebut dijadikan silpa utk menghindari kesalahan administrasi untuk pencairan disarankan setelah APBDes tahun 2021 ketok palu. Demikian harap untuk dimaklumi.


Sementara uangnya tidak dapat ditarik karena sudah tutup buku tahun 2020 sekarang sudah masuk tahun 2021 kami Kepala Desa (288 Kepala Desa) minta bantu jelas perwakilan Kepala Desa pada media, Jumat (01/01/2021).


Ini sudah AKAL-AKALAN menurutnya yang boleh di Silpa kan dana desa. Kalau operasional dan tunjangan tidak mungkin. Ini sangat dibutuhkan jelasnya.


Menguatkan dugaan KKN tersebut kita media beberapa waktu lalu mendapatkan informasi kalau ada dana ADD Operasional Pemdes, BPD dan operasional lainnya anggaran tahun 2020 senilai Rp.25.000.000 - 30.000.000 Setiap Desanya X 288 Desa : Rp.7.192.362.310,20 yang di Silpa kan dan dana tersebut akan ditutupi atau di sulap dengan kegiatan bimtek jelas orang yang tidak mau disebutkan namanya itu.


Potensi KKN Bimtek menjadi atau di rubah menjadi Pengukuhan PK-PPDI tiap-tiap Kecamatan Periode 2021-2026. 


"Masak suatu badan LSM secara dinas habisi DD rugikan rakyat kecil Kepala Desa lah yang bertanggung jawab atas dana tersebut..!!


Bertempat di Halaman Depan Kantor Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan telah di laksanakan kegiatan pengukuhan pengurus Persatuan Berangkat Desa Indonesia (PK-PPDI) Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Massa Bakti 2021-2026. langsung dipimpin Ketua PPDI Kabupaten Banyuasin, Jhony Afendi, S.Pd.i.


Sambutan Ketua PK PPDI Kecamatan Rantau Bayur, Indra Mulyani “ mengucapankan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan Pungkuhuan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia Kecamatan Rantau Bayur, Senin (08/02/2021) Kemarin.


Acara ini bisa terselenggara karena dukungan dari Perangkat Desa dan Camat Rantau Bayur yang telah mensupport kegaiatan pengukuhan PK PPDI Kecamatan Rantau Bayur, kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Jelasnya.


Baca juga :

https://tribunusidco.wordpress.com/2020/12/28/bukan-rahasia-lagi-kasus-blt-dd-apbd-dan-apbn-kabupaten-banyuasin-belum-tersentuh-hukum/


Bahkan Ia, Berkomitmen akan senantiasa memajukan organisasi ini agar menjadi lebih baik.


“Semoga Ini menjadi langkah awal kita bersama untuk lebih memajukan program – program desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, pungkasnya.


Dalam kesempatan, Ketua PPDI Kabupaten Banyuasin, Jhony Afendi,S.Pd.i mengatakan, Ia Meminta agar Ketua dan Pengurus PPDI kecamatan rantau bayur melaksanakan program kerja dengan baik.


Baca juga :

http://jelajahperkara.com/add-operasional-pemdesoperasional-bpddan-kegiatan-lainnya-288-desa-di-kab-banyuasin-tidak-dapat-dicairkan/


Bahkan, Ia mengajak agar seluruh Pengurus tetap semangat dalam mendukung Dan melaksanakan program kepala desa sesuai dengan aturan yang berlaku.


“Jalankan Organisasi ini sesuai dengan Anggaran Dasar PPDI, Silahkan berinovasi namun tetap selaras program desa masing-masing. Tetap semangat dan kekompakan”. Tegasnya


Sementara itu, Sambutan Camat Rantau Bayur, Syapul Azwar, S.Sos,.M.Si. Mengatakan dengan terbentuknya PK PPDI Kecamatan Rantau Bayur, bisa menjadi wadah untuk menampung aspirasi perangkat desa Wilayah Kecamatan Rantau Bayur.


Sehingga Semua permasalahan yang dihadapi oleh Perangkat Desa bisa selesaikan dengan cara musyawarah antar perangkat desa wilayah Kecamatan Rantau Bayur.


Bahkan dia berharap organisasi ini dapat berkembang dan bermanfaat untuk kemajuan di desa - desa, “Semoga adanya PK PPDI Kecamatan ini bisa menjadikan perangkat desa lebih baik dan berinovasi”. Jelasnya.

Melalui surat kedinasan dengan nomor surat 142.21/468/DPMD/V/2020 yang bersifat penting perihal pencairan dana ADD Operasional Pemdes, Operasional BPD, dan Kegiatan Lainnya tahapan ll 40% dan tahapan lll 20% bagi 288 desa (dua ratus delapan puluh delapan) Tahun 2020 (60%).


Sehubungan dengan telah dikeluarkannya rekom ADD ops 60% alangka baiknya ops tersebut dijadikan silpa utk menghindari kesalahan administrasi untuk pencairan disarankan setelah APBDes tahun 2021 ketok palu. Demikian harap untuk dimaklumi.


Sementara uangnya tidak dapat ditarik karena sudah tutup buku tahun 2020 sekarang sudah masuk tahun 2021 kami Kepala Desa (288 Kepala Desa) minta bantu jelas perwakilan Kepala Desa pada media, Jumat (01/01/2021).


Tapi duit nya tidak bisa di tarik apa maksud Dinas PMD Kabupaten Banyuasin, Sementara Selatan sudah tutup buku kami kades minta bantu melalui pesan singkat WhatsApp nomor pribadinya.


Diketahui dana yang belum dapat dicairkan di setiap desanya dari 288 desanya rata-rata Rp.25.000.000,00 X 288 Desa : Rp 7,1 M Potensi KKN DPMD Kab Banyuasin Rp.7.192.362.310,20 yang di Silpa kan dan dana tersebut akan di tutupi atau di sulap dengan kegiatan Pengukuhan PK-PPDI Tiap-tiap Kecamatan Periode 2021-2026. (Rn).

Posting Komentar

0 Komentar