Seorang Preman Kampung Ancam Wartawan Tribunusbanyuasin.com

TRIBUNUSBANYUASIN.COM | BANYUASIN - Intervensi, dan kriminalisasi terhadap wartawan lagi-lagi terjadi kali ini terjadi pada seorang wartawan tribunusbanyuasin.com Roni terjadi di Desa Taja Mulya, Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan awalnya saya di telpon saudara Amin untuk meminta saya ke tempatnya di Desa Taja Mulya, (Philip 4 Karet) Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. 


Setibanya disana berselang beberapa waktu tiba di sana pelaku seorang preman di sana jagoan bernama Thamrin (54) ia datang langsung mengatakan siapa di sini yang bernama roni, saya sendiri Kak. Thamrin, langsung marah-marah mengatakan kau segera rubah berita yang sudah terbitkan. ketika ditanya media apa dan mana beritanya. Thamrin, tidak terima pemberitaan terkait penangkapan Bandar Narkoba dan dilepas Minggu (25/04/2021).


Satuan Reserse Narkotika Polres Banyuasin Sumatera Selatan menggerebek bandar (BD) yang sangat meresahkan warga di Desa Taja Mulya, (Philip 4 Karet) Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan Inisial Kt, Rs, Mn, Pg, dan kawan-kawan. Petugas berhasil amankan 7 (tujuh orang) diduga Bandar dan Pengedar, Kamis (22/04/2021).


Thamrin, tahu tidak yang mengurus kasus ini saya daripada saya dipenjara karena urus ini lebih baik saya dipenjara begoco sama kamu saja tahu dak. Ia dengan sombong dan angkuh kalau masalah begoco saya sanggup 4 orang sekaligus nak Be-Tembakan jadi, Nak Be Tujahan jadi Pule, BASENG. Pokoknya saya minta dirubah berita itu kalau tidak awas ancamnya.


Ketika media tanya sumber informasinya siapa..?? Thamrin mengaku kalau ia dari orang atas jelasnya orang atas itu siapa ORANG POLRES BANYUASIN karena saya juga tidak enak (ditekan) oleh mereka jawabnya.


Media sudah berusaha jelaskan kalau proses pemberitaannya namun jagoan kampung ini tidak mau tau..!! Sesuai dengan kerja wartawan jurnalis di lapangan akhir-akhir ini kerap sekali mendapat perlakuan yang tidak wajar, ancaman, kekerasan tidak sedikit teman-teman wartawan yang terbunuh.


UU No 40 tahun 1999 tentang pers dan UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Kebebasan pers setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan mengungkapkan segala jenis saluran yang tersedia.”


Pasal-pasal yang menegaskan kemerdekaan, fungsi dan pentingnya pers dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 2 : Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum. Pasal 3 ayat (1): Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.


Pasal 6 :

Pers nasional melaksanakan peranan: Memenuhihak masyarakat untuk mengetahui menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan hak asasi manusia, serta menghormati kebhinekaan mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, dan memperjuangkan keadilan dan kebenaran.


Ada pun Kemerdekaan pers diatur dalam:

Pasal 4 ayat (1) :

Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, Pasal 4 ayat (2) : Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.


Undang-Undang tentang Pers memberi saksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang pers menyatakan.


"Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalang pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."


Baca juga :

http://www.tribunus.co.id/2019/10/media-massa-pers-salah-satu-upaya-untuk.html?m=1


Yang ada saat kejadian Iwan Kurniawan warga kenten laut, Rudi Warga setempat, Amin warga setempat, David warga desa Tebing Abang Sandi Tebing Abang, kejadian kira-kira Pukul 16.30 WIB Sore Minggu (25/04/2021).


Roni Seorang wartawan media online tribunusbanyuasin.com sampai saat ini masih SHOCK dan TEGAGAU karena ancaman seorang jawara philip 4 tersebut iapun meminta kepada pihak Kepolisian di dalam hal ini Polres Banyuasin, POLDA SUM-SEL dan jajarannya untuk secepatnya mengusut tuntas kasus tersebut ada motif apa dibalik pengancaman yang terjadi pada saya ini, jelasnya. (Kw).

Posting Komentar

0 Komentar