PERCOBAAN PEMBUNUHAN PADA SEORANG PIMPINAN REDAKSI MEDIA TRIBUNUSBANYUASIN.COM


Roni Paslah Pimpinan Redaksi media Tribunusbanyuasin.com

TRIBUNUSBANYUASIN.COM | BANYUASIN - Ini murni percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Banyuasin Sumatera Selatan terhadap seorang wartawan jurnalis media tribunusbanyuasin.com Roni Paslah.

Hari Sabtu 29 05 2021 Pukul 19.30 WIB. terjadi baru kali ini sejak AKBP Imam Tarmudi menjabat kapolres anggota Polres Banyuasin lebih dari preman Kapolres Banyuasin harus bertanggung jawab masalah ini, saat ini ibu saya sedang sekarat karena ditodong-todongkan senjata pistol, senjata laras panjang dan saya di paksa di pukuli kriminalisasi oleh anggota Polres Banyuasin Sumatera Selatan.

Saat ditanya salah satu warga yang mendatangi TKP Aben Suryadi (45) Sprint nya mana.?? Anggota Polres mengaku tidak ada penangkapan mereka kesini mengecek kepastian bahwa ada laporan masyarakat ada transaksi narkoba jawab salah satu anggota satuan narkoba Polres Banyuasin dan dibenarkan juga oleh Kanit Narkoba yang kebenaran memimpin kejadian percobaan pembunuhan terhadap salah satu wartawan yang selalu kritis terhadap kejahatan-kejahatan yang dilakukan Aparat Penegak Hukum (APH) dan para pejabat-pejabat yang koruptor.

Anggota dengan arogan menembak ke atas layaknya koboi lagi beraksi ..?? pisto-pisto siapa ?? amunisi-amunisi siapa..??? sementara oknum anggota Polri ini bertindak atas kemauan seseorang (cukong-cukong) Bandar Narkoba dan Para Koruptor.

Baca juga :

Melalui Grup WhatsApp Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi , S.IK., MH melalui Kasat Narkoba Polres Banyuasin Iptu Jatrat Tunggal Wicaksono Prakosa, SH, mengatakan bahwa, berawal dari adanya informasi di pondok rantau bayur ada orang sering menggunakan narkoba, menindaklanjuti hal itu anggota turun bang, di dalam pondok itu ada 4 orang, 3 orang lari, 1 orang dapat, kebetulan 1 orang itu ternyata roni paslah, awalnya anggota g tau yang ditangkap itu roni bang.

Sebelumnya sudah ada pengakuan :

Untuk bb di pondok itu ada alat hisap pada saat mau dibawa ke kendaraan, massa dari masyarakat sudah banyak berkumpul, bawa parang dan sajam bang, akhirnya karena situasi tidak memungkinkan si roni itu lepas karena dia memprovokasi warga bahwa dia dianiaya sama anggota, padahal sama sekali tidak ada yang 170 dia bang setelah itu anggota balik kanan bang Ini wa dr kasat narkoba.
Menyikapi jawaban Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi , S.IK., MH melalui Kasat Narkoba Polres Banyuasin Iptu Jatrat Tunggal Wicaksono Prakosa, SH. Tersebut Roni Paslah Selaku Pimpinan Redaksi media massa online TRIBUNUSBANYUASIN.COM menyangkal pernyataan yang asal-asalan tersebut jelas roni mau tangkap narkoba di desa tebing abang bukankah salah alamat ya, BOK ya bandar narkoba ditangkap kenapa di lepas masalah yang seperti ini seringkali terjadi..?? 

Mungkinkah ini imbas dari tim media tribunusbanyuasin.com bersama Satuan Propam Polda Sumsel tengah mendalami kasus MELEPASKAN TAHANAN dengan sejumlah uang (Bandar Narkoba) di Polres Banyuasin tersebut.

Lebih jelas baca berita di bawa ini :


Adanya indikasi sabotase oleh pihak polres Banyuasin Sumatera Selatan karena media tribunusbanyuasin.com selalu memberitakan fakta lapangan berani mengungkap kebenaran walaupun sekeras apa intervensi, bahkan kriminalisasi dari pihak-pihak yang berkepentingan sampai-sampai saat ini banyak kawan-kawan wartawan menginformasikan kalau saya Roni Paslah sebagai pimpinan redaksi media massa online TRIBUNUSBANYUASIN.COM Di TO Oleh Polres Banyuasin Sumatera Selatan, gara-gara memberitakan fakta kejadian.


Namun itu semua tidak menyurutkan tim media tribunusbanyuasin.com mengungkapkan kebenaran yang ada di Kabupaten Banyuasin.


Lebih jelas baca arsip berita di bawa ini :

http://www.tribunusbanyuasin.com/2021/05/laporan-kkn-dana-desa-kabupaten.html


http://www.tribunusbanyuasin.com/2021/05/polres-banyuasin-berkelit-untuk.html?m=1


http://www.tribunusbanyuasin.com/2021/05/masyarakat-menanyakan-dimana-kehadiran.html?m=1


http://www.tribunusbanyuasin.com/2021/05/pengakuan-kepala-desa-dd-di-tilaf.html


http://www.tribunusbanyuasin.com/2021/04/pengaduan-di-polda-sum-sel-pelanggaran.html


http://www.tribunusbanyuasin.com/2021/05/kabupaten-banyuasin-kejahatan-penguasa.html


Karena warga sudah ramai mengumpul pihak oknum Anggota Polres Banyuasin tidak ada alasan untuk membawak saya ke Polres Banyuasin lalu saya di lepas.

UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers Pasal 18 ayat (1) UU Pers menyatakan, “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00

Roni Paslah Pimpinan Redaksi Tribunusbanyuasin.com Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Posting Komentar

0 Komentar